NEWS - MAGNA NEWS, SELASA 21 FEBRUARI 2012
Selasa 21 Februari 2012
Asia Tampak Terkoreksi Setelah Kemarin Mengalami Kenaikan Signifikan
Hari ini bursa Asia hanya sedikit mendapat arahan dari bursa AS sehubungan dengan Wall Street yang tutup di “President Day” kemarin. Sementara Bursa saham London berakhir menguat pada perdagangan Senin (20/02) ditengah libur bursa AS atas libur hari presiden.
Pagi ini bursa Jepang tampak mengalami koreksi meskipun tidak terlalu besar . Arahan dari pasar saham AS minim sebab tadi malam Wall Street libur untuk merayakan hari Presiden. Kondisi ini mengakibatkan pasar cenderung dikuasai oleh aksi ambil untung setelah kemarin sempat mencapai posisi paling tinggi dalam 6 bulan belakangan.
Nikkei 225 untuk kontrak bulan Maret tampak mengalami pembukaan di tertitori negative pada posisi 9450 poin. Indeks berjangka ini melemah sebesar 20 poin dari level penutupan perdagangan. Dan saat ini indeks tampak berusaha rebound. Diprediksikan untuk perdagangan hari ini akan cenderung mengalami peningkatan terbatas. Diperkirakan bahwa indeks berjangka ini akan mengalami pergerakan pada kisaran 9400 - 9550 poin.
Bursa Korea Selatan juga tampak mengalami koreksi meskipun tidak terlalu besar hari ini. Kospi 200 untuk kontrak bulan Maret tampak mengalami pembukaan di tertitori negative pada posisi 266.45 poin. Indeks berjangka ini melemah sebesar 80 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya. Dan saat ini juga tampak berusaha rebound. Diprediksikan pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami peningkatan terbatas. Diperkirakan bahwa indeks berjangka ini akan mengalami pergerakan pada kisaran 266.00 - 268.00 poin.
Sementara pagi ini bursa Hong Kong tampak juga mengalami koreksi meskipun tidak terlalu besar. Hang seng untuk kontrak bulan Maret tampak mengalami pembukaan di tertitori positif pada posisi 21426 poin. Indeks berjangka ini menguat sebesar 61 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya. Saat ini indeks berjangka tampak bergerak kembali melemah. Diprediksikan bahwa pergerakan indeks berjangka pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami penurunan terbatas. Diperkirakan bahwa indeks berjangka ini akan mengalami pergerakan pada kisaran 21300 - 21500 poin. (L21)
Emas Naik Setelah Kemarin Bergerak Konsolidasi
Pergerakan emas untuk perdagangan malam tadi mengalami kenaikan. Emas mengalami rebound setelah sebelumnya sempat mengalami konsolidasi. Kenaikan emas disebabkan oleh gelombang ekspektasi positif mengenai jelang pemberian paket bail out Yunani di pertemuan para menteri keuangan Uni Eropa pada Senin kemarin.
Dorongan positif yang berasal dari harapan membaiknya ekonomi juga memberikan sentimen menguat, termasuk pada logam mulia. Harapan Yunani akan segera menerima bantuan lanjutan dan pemotongan rasio GWM di China memberikan dorongan bullish.
Harga emas spot tampak mengalami kenaikan dan ditutup pada posisi 1733.75 dolar per troy ons. Posisi penutupan perdagangan tersebut mengalami kenaikan sebesar 12.10 dolar dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya.
Diperkirakan bahwa pergerakan harga emas akan kembali masuk ke dalam trend yang positif. Meskipun demikian untuk sementara ini harga emas cenderung sedang berada dalam trend sideways. Harga emas untuk sementara diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 1700 – 1750 dolar. (L21)
Kesepakatan Bailout Yunani Tercapai Jadi Fokus Market
Dolar dan mata uang Yen menguat terhadap mata uang lainnya seiring wacana menteri keuangan zona Eropa akan menyetujui persyaratan dana talangan tahap kedua bagi Yunani menguatkan permintaan investor akan kedua mata uang tersebut.Euro sempat jatuh untuk pertama kalinya dalam empat hari terakhir terhadap yen karena mayoritas negara Eropa memaksa pemberi pinjaman untuk menerima persyaratan, ungkap seorang diplomat Eropa.
Yunani akan membutuhkan bantuan tambahan jika ingin memotong utang sampai 120 persen dari GDP pada tahun 2020 dan jika tidak menindaklanjuti reformasi struktural dan langkah-langkah lain, utang bisa membengkak mencapai 160 persen pada tahun 2020, demikian analisis confidential yang dilakukan oleh IMF , Bank Sentral Eropa dan Komisi Eropa.
Skenario baseline dalam laporan 9-halaman, yang diperoleh secara eksklusif oleh kantor berita Reuters, adalah bahwa Yunani akan memotong utangnya menjadi 129 persen dari PDB pada tahun 2020, jauh di atas standar target 120 persen, yang di standarkan oleh Troika.
Untuk Itu Troika yang terdiri dari ECB, IMF dan Komisi eropa, mensyaratkan persyaratan yang sangat ketat yaitu agar yunani melakukan beberapa penghematan ketat bila Yunani berniat mendapatkan dana bantuan kedua.
Sebuah laporan mengatakan utang tersebut dapat dikurangi menjadi 120 persen dari 129 persen melalui restrukturisasi bunga yang harus dibayar atas obligasi Yunani, dan semacam privatisasi atas Obligasi Yunani.
Tetapi banyak pihak yang mempertanyakan dana bantuan kedua tersebut, karena dana bantuan tersebut hanya membantu yunani membayar hutang yang jatuh tempo tanggal 20 maret mendatang, tetapi tidak menghilangkan masalah utama yang ada dalam negara yunani itu sendiri.
Menteri keuangan zona Eropa tampaknya memiliki prospek yang bagus untuk mencapai kesepakatan dana talangan tahap kedua untuk menyelamatkan Yunani. Beberapa pembahasan dalam rapat tersebut membicarakan Yunani dan Institute of International Finance yang mewakili pihak pemberi pinjaman dalam rapat tersebut.
Berita Terakhir menyatakan bahwa Pemebicaraan yang lebih dari 7 jam tersebut, telah terjadi kesepakatan diantara Menteri keuangan Eropa dan Yunani pada selasa pagi waktu setempat, untuk memberikan program bailout kedua Yunani yang mencakup pembiayaan baru dari 130 miliar euro dan bertujuan untuk memotong utang Yunani menjadi di angka 121 persen dari PDB pada tahun 2020. Volume keuangan (dari paket Yunani) adalah 130 miliar euro dan utang terhadap PDB (akan) 121% dengan tujuan mengurangi utang Yunani dari sekitar 160 persen dari PDB sekarang menjadi 121 persen pada tahun 2020. Tapi ini semua baru dimulai. (L21)
DISCLAIMER :
Informasi yang terdapat dalam MDIB news ini berasal dari sumber-sumber yang dapat di percaya, dan berkaitan dengan produk dan jasa yang disediakan oleh PT Magna Dana Investama Berjangka, serta hanya bersifat informasi saja.
PT Magna Dana Investama Berjangka tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia.
PT Magna Dana Investama Berjangka tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh nasabah atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari MDIB news ini.
back to news
HEAD QUARTERS
Gedung Jaya 2nd Fl.
Jl. M.H. Thamrin No. 12
Jakarta 10340,
Indonesia
Phone :+6221-316-1316
Fax :+6221-316-1316 ext108

